PBET

Production Based Education and Training (PBET)​

PBET (Production based education and training) merupakan sistem pembelajaran yang didalamnya terdapat aspek-aspek produksi. Pembelajaran PBET yang diselenggarakan di program studi Teknik Mekatronika Politeknik ATMI Surakarta diberikan secara berkesinambungan mulai dari tahun pertama perkuliahan hingga tahun ke 3 perkuliahan. Pembelajaran PBET bertujuan untuk memberikan kepekaan produksi yang diperlukan dalam dunia kerja antara lain Sense of quality, sense of efficiency, dan sense of creativity and innovation.

Pada tahun pertama perkuliahan mahasiswa dituntut untuk memiliki kepekaan terhadap kualitas (sense of quality). Untuk menunjang hal ini mahasiswa dilatih untuk patuh terhadap instruksi kerja. Kualitas yang baik diperoleh jika proses produksi barang dilakukan dengan benar sesuai standar penggunaan peralatan dan mesin. Mahasiswa akan diberikan kasus nyata untuk melakukan proses produksi sekaligus praktikum di laboratorium. Salah satu produk mahasiswa yang juga merupakan hasil praktikum adalah bohlam lampu LED. Mahasiswa tahun pertama akan merasakan situasi praktikum sekaligus produksi perakitan rangkaian elektronik untuk produk bohlam lampu LED. Dalam kegiatan ini mahasiswa dituntut untuk mematuhi instruksi kerja produksi guna melatih kepekaan terhadap kuaitas pekerjaan.

Pembelajaran PBET tahun kedua bertujuan untuk membangkitkan kepekaan terhadap efisiensi (Sense of efficienci). Efisien yang dimaksud bukan hanya terkait pada proses produksi namun juga bagaimana seseorang dapat bekerja didalam tim sehingga tim dapat beroperasi secara efektif dan efisien. Produk bohlam lampu yang dibuat oleh mahasiswa tahun pertama belum sepenuhnya jadi. Masih diperlukan pemrosesan secara otomatis dengan menggunakan mesin perakit lampu LED otomatis. Tahap perakitan lampu pada mesin perakit otomatis ini dilakukan untuk melatih kepekaan mahasiswa dalam memenuhi tuntutan produksi secara tepat, efektif dan efisien.

Pembelajaran PBET tahun kedua bertujuan untuk membangkitkan kepekaan terhadap efisiensi (Sense of efficienci). Efisien yang dimaksud bukan hanya terkait pada proses produksi namun juga bagaimana seseorang dapat bekerja didalam tim sehingga tim dapat beroperasi secara efektif dan efisien. Produk bohlam lampu yang dibuat oleh mahasiswa tahun pertama belum sepenuhnya jadi. Masih diperlukan pemrosesan secara otomatis dengan menggunakan mesin perakit lampu LED otomatis. Tahap perakitan lampu pada mesin perakit otomatis ini dilakukan untuk melatih kepekaan mahasiswa dalam memenuhi tuntutan produksi secara tepat, efektif dan efisien.

Dalam kenyataanya produksi lampu bohlam LED yang telah disampaikan diatas hanyalah merupakan bagian kecil contoh kegiatan berbasis PBET yang dilakukan di program studi Teknik Mekatronika Politeknik ATMI Surakarta. Mahasiswa juga diterjunkan langsung ke proyek proyek besar baik yang dilaksanakan di dalam maupun diluar kampus. Tidak jarang pula mahasiswa diajak dalam program pengabdian kepada masyarakat sehingga selain memiliki empat kepekaan dalam bidang produksi, mahasiswa juga menerapkan nilai dasar ATMI yaitu 4C (Competence, Consience, Compassion dan Commitment)